Tanggal 25 November adalah hari yang diperingati sebagai hari Guru Nasional Indonesia.  Sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan rasa terima kasih kepada pendidik dan tenaga pendidikan di SMP Islam Al Azhar 3 Bintaro, Murid-murid dan jam’iyyah mengadakan kegiatan hari guru yang dilakukan secara virtual.  Pada kesempatan tersebut, Ibu Rani Septiany selaku ketua jamiyyah, mewakili orang tua murid SMP Islam Al Azhar mendoakan agar semua guru dan tenaga pendidikan di lingkungan SMPI Al Azhar 3 Bintaro selalu dalam keberkahan Allah SWT dan diberi kesabaran dalam mendidik murid-murid semua.

Kepala SMP Islam Al Azhar 3, Bapak Casidin, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa begitu pentingnya peran seorang guru dalam mendidik putra-putri bangsa, sehingga Kaisar Hirohito, Kaisar Jepang pada saat bom  Amerika menghancurkan kota Nagasaki dan Hiroshima memerintahkan jenderaknya untuk menghitung jumlah guru yang masih hidup. Kaisar Hirohito kemudian menambahkan bahwa Jepang tidak akan bisa mengejar Amerika jika tidak belajar. Karenanya, ia kemudian mengimbau pada para Jenderalnya untuk mengumpulkan seluruh guru yang tersisa di seluruh pelosok Jepang. Kaisar Hirohito kemudian bergerak untuk mengumpulkan sekitar 45.000 guru yang tersisa pada saat itu dan memberi mereka arahan. Kehadiran guru pada saat itu manjadi hal krusial bagi seluruh lapisan masyarakat Jepang. Karenanya, perlahan negara ini dapat kembali bangkit dari keterpurukan. Berikutnya kepala sekolah menyampaikan bahwa “orang yang hebat dapat menghasilkan karya yang bermutu, namun guru yang bermutu dapat menghasilkan ribuan orang hebat”.  Oleh karena itu, untuk semua guru dan orang tua yang juga merupakan guru bagi anak-anaknya di rumah, mari terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri agar dapat menjadi guru yang bermutu.