
Bintaro, 04 November 2026 – Perkembangan zaman menghadirkan berbagai tantangan bagi remaja, mulai dari risiko penyalahgunaan narkoba hingga ancaman kejahatan di dunia digital. Pemahaman mengenai kedua hal tersebut menjadi penting agar generasi muda mampu menjaga diri dan mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk edukasi dan upaya meningkatkan kesadaran murid terhadap berbagai tantangan tersebut, SMP Islam Al Azhar 3 Bintaro menyelenggarakan Seminar Anti Narkoba dan Cyber Crime pada Rabu, 4 November 2026. Mengusung tema “Cerdas di Dunia Nyata, Bijak di Dunia Maya: Remaja Hebat Tanpa Narkoba dan Cyber Crime”, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari bidang yang berbeda.

Narasumber pertama adalah Ulimaz Dea Fahira, S.Psi., selaku Penyuluh Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN), yang memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Sementara itu, materi mengenai kejahatan siber disampaikan oleh David Anton Febrianto, S.T., M.B.A., seorang ahli teknologi informasi (IT).
Melalui kegiatan ini, murid mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai bahaya narkoba sekaligus memahami pentingnya bersikap bijak dan waspada ketika beraktivitas di dunia digital.
Edukasi Bahaya Narkoba, Bekali Remaja Mengenali Risiko Sejak Dini
Penyalahgunaan narkoba masih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapatkan perhatian, khususnya dalam lingkungan pergaulan remaja. Kurangnya pengetahuan serta pengaruh lingkungan dapat menjadi faktor yang membuat generasi muda rentan terhadap penyalahgunaan zat berbahaya.
Dalam sesi pertama, Ulimaz Dea Fahira, S.Psi., selaku Penyuluh Narkoba BNN, menyampaikan edukasi mengenai narkoba kepada para murid. Materi yang diberikan mencakup pengenalan fakta dan mitos seputar narkoba, bahaya penyalahgunaannya, serta pentingnya memiliki keberanian untuk menolak ajakan yang dapat membahayakan diri sendiri.
Melalui pemaparan tersebut, murid diajak untuk lebih memahami risiko penyalahgunaan narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru maupun tekanan dari lingkungan pergaulan.

Membangun Keberanian untuk Menolak Narkoba
Selain memberikan pengetahuan, edukasi pencegahan narkoba juga menekankan pentingnya kemampuan remaja dalam mengambil keputusan. Murid perlu memiliki pendirian yang kuat agar mampu mengatakan tidak terhadap ajakan atau tekanan yang mengarah pada perilaku berisiko.
Dalam sesi penyampaian materi, murid juga diajak memahami pentingnya bersikap tegas dan percaya diri ketika menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan. Kemampuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam membangun pergaulan yang sehat dan positif.
Mengenal Cyber Crime dan Pentingnya Bijak di Dunia Maya
Selain penyalahgunaan narkoba, perkembangan teknologi digital juga membawa tantangan tersendiri bagi kehidupan remaja. Penggunaan internet dan media sosial yang semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai keamanan digital.
Pada sesi berikutnya, David Anton Febrianto, S.T., M.B.A., selaku ahli IT, hadir untuk memberikan wawasan mengenai cyber crime atau kejahatan siber. Materi ini menjadi pengingat bahwa aktivitas di dunia maya memiliki risiko yang perlu dipahami oleh setiap pengguna teknologi, termasuk kalangan pelajar.
Melalui edukasi tersebut, murid diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga keamanan diri ketika menggunakan internet, berhati-hati dalam berinteraksi di ruang digital, serta lebih kritis terhadap berbagai informasi dan aktivitas yang ditemui secara daring.
Membangun Kesadaran dalam Menggunakan Teknologi
Kemampuan menggunakan teknologi tidak cukup hanya dengan memahami cara mengoperasikan perangkat digital. Remaja juga perlu memiliki kesadaran mengenai keamanan, tanggung jawab, dan etika dalam beraktivitas di internet.
Pemahaman tentang cyber crime diharapkan dapat mendorong murid agar lebih berhati-hati dalam menjaga informasi pribadi, menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dengan bekal literasi digital yang baik, murid diharapkan mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif sekaligus melindungi diri dari berbagai risiko kejahatan siber.
Baca Juga : Seminar Pubertas, Bekal Murid Hadapi Masa Akil Balig
Membentuk Remaja yang Cerdas, Bijak, dan Bertanggung Jawab
Penyelenggaraan Seminar Anti Narkoba dan Cyber Crime menjadi salah satu upaya SMP Islam Al Azhar 3 Bintaro dalam membekali murid dengan pengetahuan yang relevan terhadap tantangan kehidupan remaja saat ini.
Melalui kehadiran narasumber dari BNN dan praktisi teknologi informasi, murid mendapatkan perspektif mengenai dua persoalan yang berbeda, tetapi sama-sama membutuhkan kesadaran dan kemampuan untuk melindungi diri.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pentingnya pendidikan karakter yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi turut membentuk sikap, tanggung jawab, dan kemampuan murid dalam menghadapi lingkungan sosial maupun perkembangan teknologi.
Melalui seminar bertema “Cerdas di Dunia Nyata, Bijak di Dunia Maya” ini, SMP Islam Al Azhar 3 Bintaro berharap murid dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki pengetahuan, keberanian untuk menghindari perilaku berisiko, serta kecakapan dalam menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.
Dengan demikian, murid tidak hanya mampu menjaga diri dari bahaya narkoba dan kejahatan siber, tetapi juga dapat menjadi generasi muda yang berakhlak, berkarakter, dan memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.
- WhatsApp: 0852-8553-0202
- Website: smpia3.al-azhar.sch.id
- Instagram: @alazhar3bintarojhs
- Youtube: SMP Islam Al Azhar 3 Bintaro
- Alamat: Jl. Bonjol No.9, Kel. Pondok Karya, Kec. Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15225
- PMB: Link PMB
